Tuesday, October 13, 2026

RAM Plus & Virtual RAM di Android: Perlu Dimatikan atau Dibiarkan Aktif? Ini Panduan Lengkapnya!


Pernahkah Anda membeli HP Android baru dan melihat iklan menggiurkan seperti "RAM 8 GB + 8 GB Extended RAM", tapi saat dipakai main game atau multitasking rasanya malah sering tersendat (micro-stutter)? Masalah ini sering sekali membuat jengkel pengguna smartphone modern belakangan ini.

Niat hati ingin performa makin ngebut, yang terjadi justru baterai lebih cepat habis dan perpindahan antar aplikasi terasa berat. Kenapa ini bisa terjadi? Fitur virtual RAM (seperti RAM Plus di Samsung, Penambahan Memori di Xiaomi, atau Extended RAM di Oppo/Vivo) bekerja dengan cara meminjam ruang penyimpanan internal (UFS) untuk dijadikan RAM cadangan. Masalahnya, kecepatan memori internal tetap jauh lebih lambat dibanding chip RAM fisik asli (LPDDR4X/LPDDR5). Akibatnya, saat sistem aktif memindahkan data bolak-balik antara RAM asli dan penyimpanan, HP Anda justru mengalami lag dan beban kerja berlebih.

Nah, jika Anda merasa HP Anda sudah memiliki RAM fisik yang cukup besar (6 GB atau 8 GB ke atas), mematikan atau membatasi fitur ini sering kali justru membuat HP jauh lebih responsif dan hemat daya.

Kapan Harus Menyalakan atau Mematikan Fitur Ini?

  • Sebaiknya DIMATIKAN jika: Anda sering bermain game kompetitif (seperti MLBB, PUBG Mobile, Genshin Impact), RAM fisik HP Anda sudah 8 GB atau 12 GB, dan Anda ingin memprioritaskan efisiensi baterai serta umur panjang memori internal.
  • Sebaiknya DIAKTIFKAN jika: HP Anda adalah kelas entry-level dengan RAM fisik hanya 3 GB atau 4 GB, dan Anda sering membuka puluhan aplikasi dokumen kerja atau aplikasi belanja bersamaan.

Oke langsung saja ke langkah-langkahnya

Cara 1: Menonaktifkan RAM Virtual di HP Samsung (One UI)

Bagi Anda pengguna Samsung dengan One UI versi terbaru, Anda memiliki opsi fleksibel untuk mematikan RAM Plus sepenuhnya.

  1. Buka menu Pengaturan di smartphone Anda.
  2. Gulir ke bawah dan pilih Perawatan Perangkat (Device Care).
  3. Ketuk menu Memori.
  4. Pilih opsi RAM Plus di bagian paling bawah.
  5. Geser tombol sakelar di bagian atas ke posisi Nonaktif (Off).
  6. Sistem akan meminta Anda merestart perangkat. Ketuk Mulai Ulang untuk menerapkan perubahan.

Cara 2: Menonaktifkan Penambahan Memori di Xiaomi / Poco (HyperOS & MIUI)

Pengguna Xiaomi atau Poco dengan sistem HyperOS/MIUI terkini juga bisa mematikan fitur ini dengan sangat mudah.

  1. Buka aplikasi Setelan (Settings).
  2. Gulir ke bawah lalu masuk ke Setelan Tambahan.
  3. Pilih menu Penambahan Memori (Memory Extension).
  4. Ubah pengaturan menjadi Mati (Off).
  5. Pilih Mulai Ulang perangkat Anda ketika jendela konfirmasi muncul.

Catatan Penting & Tips Pro

Tips Pro: Setelah mematikan fitur ini dan me-restart perangkat, cobalah gunakan HP Anda seperti biasa selama 1–2 hari. Sebagian besar pengguna merasakan animasi navigasi kembali halus dan konsumsi baterai saat kondisi layar mati (standby) menjadi lebih hemat karena CPU tidak lagi terbebani oleh proses paging memori secara terus-menerus.

Mudah bukan? Jangan lupa DWYOR ya.

No comments:

Post a Comment